Kabur dari Polisi, Pria Ini Loncat ke Sungai hingga Tenggelam
KULONPROGO, iNews.id – Gara-gara melarikan diri dari kejaran polisi, warga Pedukuhan III, Bojong, Panjatan Kulonprogo, Daerah Istimewa (DIY), nekat menceburkan diri ke sungai dan tenggelam di Sungai Serang, Kamis siang, 21 Desember 2017. Hingga Kamis malam, tim SAR masih mencari warga bernama Agus (41) dan belum menemukannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban bersama sejumlah temannya sedang berjudi sabung ayam di pekarangan S, warga Pedukuhan II, Bojong, Panjatan. Aktivitas itu sudah berlangsung cukup lama dan meresahkan masyarakat setempat. Mereka akhirnya mengadu ke polisi yang sedang patroli Operasi Cipta Kondisi tidak jauh dari sana.
Sekitar pukul 13.00 WIB, polisi datang ke lokasi perjudian. Melihat kedatangan petugas, para penjudi yang terkejut, lari tunggang langgang. Mereka meninggalkan ayam, sepeda motor, dan barang-barang pribadi di lokasi.
Malah, ada yang nekat menceburkan diri ke sungai, seperti Agus dan seorang lagi temannya, AR. Korban ternyata tidak bisa berenang sehingga akhirnya tenggelam dan terbawa arus sungai. Apalagi, kondisi Sungai Serang cukup dalam karena musim hujan. Sementara temannya AR bisa berenang ke tepi sungai.
“Saat petugas kami ke lokasi judi sabung ayam, hanya ada satu orang yang tidak kabur, selebihnya kabur ke arah utara. Kami hanya menemukan ayam, kandang, dan sepeda motor di lokasi,” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panjatan AKP Gunardi Tejomurti.
Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas mendapat informasi dari kepala Desa Bojong mengenai seorang warganya yang tenggelam di Sungai Serang. Polisi baru mengetahui warga tersebut yang kabur saat polisi menggerebek lokasi sabung ayam.
“Setelah ada laporan itu, kami bersama SAR Pantai Glagah melakukan pencarian, tetapi belum menemukan korban. Kami juga sudah memeriksa teman korban yang juga sempat kabur dengan menceburkan diri ke sungai,” paparnya.
Sementara itu, Humas Kantor SAR DIY Pipit Eryanto mengaku sudah mendapatkan laporan mengenai warga Bojong yang tenggelam di Sungai Serang. Rencananya, mereka akan menerjunkan personel untuk pencarian korban. “Jumat pagi, kami akan kirim anggota untuk melakukan pencarian,” ujar Pipit.
Editor: Maria Christina