Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asyik Ngobrol saat Upacara Hari Pancasila, Sejumlah ASN di Majalengka Digaruk Satpol PP
Advertisement . Scroll to see content

Jaga Ikon Wisata Pantai parangtritis, Pemkab Bantul Tertibkan Lapak Pedagang

Kamis, 20 Mei 2021 - 21:46:00 WIB
Jaga Ikon Wisata Pantai parangtritis, Pemkab Bantul Tertibkan Lapak Pedagang
Sejumlah pengunjung memadati Pantai Parangtritis Bantul untuk merayakan padusan. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menertibkan lapak pedagang yang melanggar aturan di sepanjang Pantai Parangtritis. Ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga icon pantai Parangtritis sebagai wisata andalan di Kabupaten Bantul.
 
“Hari ini kami lakukan lagi penertiban, ini merupakan kali ketiga,” kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Agus Yuli H, Kamis (20/5/2021). 

Dinas pariwisata sebenarnya sudah melakukan penataan pedagang di Pantai Parangtritis bersama dengan pengelola wisata. Semua pedagang harus berada di sisi utara jalan corblok. Namun kenyataanya pada lebaran kemarin banyak yang meluber hingga di selatan jalan.  

Selama tiga kali penertiban, jumlah pelanggaran terus menurun. Untuk itulah penertiban akan dilakukan secara rutin agar pedagang disiplin dan menaati aturan yang sudah disepakati.
  
“Penertiban akan terus dilakukan sampai semua pedagang tertib,” katanya.

Untuk mengantisipasi pelanggaran serupa, petugas akan melakukan patroli secara rutin. Petugas juga terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada pedagang. Tidak sedikit ditegur karena melanggar dan membuang sampah sembarangan. 

“Ada pedagang nakal yang membuang sampah dengan menimbun pakai pasir,” katanya. 

Penertiban ini merupakan upaya untuk menjaga Pantai Parangtritis sebagai ikon pariwisata di Bantul.  Para pedagang juga menyadari mereka melarang, sehingga di waktu mendatang akan dilakukan upaya relokasi.

Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Bantul, Hendro Cahyono mengaku mengerahkan personil lebih banyak. Sebab pelanggaran pedagang juga lumayan banyak. Awalnya mereka mengerahkan 10 orang saja.
 
“Kami tambah personelnya menjadi 25 orang karena banyak pedagang yang bandel,” ujarnya. 

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut