Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat
Advertisement . Scroll to see content

Hujan Deras Picu Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Sejauh 1,8 Kilometer

Senin, 06 Desember 2021 - 21:15:00 WIB
Hujan Deras Picu Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Sejauh 1,8 Kilometer
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya pada Rabu (1/12/2021) malam. (Foto : Antara/HO-BPPTKG)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi muntahkan awan panas sejauh 1.800 meter. Hujan deras yang mengguyur puncak Merapi ditengarai menjadi pemicunya. 

“Sepanjang sore ini ada tiga kali guguran awan panas dengan jarak luncur mencapai 1.800 meter,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Senin (6/12/2021). 

Awan panas pertama terjadi pada pukul 16.09 WIB ke arah barat daya dan tercatat di seismogram dengan amplitudo 12 mm dan durasi maksimum 163 detik. Sedangkan awan panas guguran kedua terpantau pada pukul 16.44 WIB ke arah Kali Bebeng, amplitudo maksimum 14 mm, serta durasi 160 detik.

Terakhir, awan panas ini terpantai pada pukul 17.24 WIB ke arah Kali Bebeng dengan amplitudo maksimum 19 mm, serta durasi 163 detik. Jarak luncurannya sama 1.800 meter, ke arah timur.

“Kemungkinan terjadinya awan panas guguran karena ada deras hujan di sekitar puncak,” katanya. 

Berdasarkan data BPPTKG, hujan yang mengguyur puncak Gunung Merapi sejak pukul 14.49 WIB tercatat memiliki total curah hujan 25 mm. Untuk itulah masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi ancaman bahaya lahar dan awan panas guguran. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut