Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu dan Tempe di Kulonprogo Terpaksa Kurangi Ukuran

Rabu, 28 September 2022 - 18:20:00 WIB
Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu dan Tempe di Kulonprogo Terpaksa Kurangi Ukuran
Ilustrasi kedelai
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Sejumlah perajin tempe dan tahu di kabupaten Kulonprogo mengeluhkan kenaikan harga kedelai. Agar usahanya tetap berjalan mereka menyiasati dengan memperkecil ukuran tempe.  

Kenaikan harga kedelai di pasar tradisional di Kulonprogo hampir dua kali lipat. Sebelumnya harga kedelai hanya Rp7.000 per kilogram dan melonjak menjadi Rp13.000.

“Naiknya banyak banget hampir dua kali lipat,” kata Kabul, perajin tempe di Wates, Rabu (28/9/2022). 
 
Kabul terpaksa mengurangi ukuran tempe agar usahanya tetap bertahan. Itu merupakan solusi terakhir agar tidak rugi. Dia tidak berani menaikkan harga karena daya beli masyarakat pascapandemi Covid-19 masih rendah. 

“Tidak hanya kedelai, daun juga naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000. Sedangkan plastik dari Rp7.000 menjadi 9.000,” katanya.  

Sementara itu perajin tahu di Sentolo, Kulonprogo, Dawud mengatakan, kenaikan kedelai sudah hampir sepekan. Dia tidak tahu pasti penyebabnya, namun diduga karena kenaikan harga BBM

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut