Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya
Advertisement . Scroll to see content

Gantung Diri Dominasi Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul

Kamis, 31 Desember 2020 - 09:49:00 WIB
Gantung Diri Dominasi Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul
Ilustrasi gantung diri. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id -Kasus bunuh diri di Gunungkidul pada 2020 masih tinggi. Tercatat hingga 30 Desember ini sebanyak 29 warga di kabupaten terluas di DIY ini memilih mengakhiri hidupnya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, dari total kasus bunuh diri pihaknya mencatat 26 di antaranya dengan cara gantung diri. Sedangkan tiga kasus meninggal dunia karena minum racun. 

"Jika dibandingkan tahun lalu ada penurunan satu kasus. Karena tahun 2019 tercatat 30 kasus," katanya di Wonosari, Rabu (30/12/2020).

Kendati demikian, Agus menyebut bahwa angka bunuh diri masih tergolong tinggi. Upaya penyadaran bagi masyarakat. Hal ini termasuk dengan lingkungan masyarakat dan pendekatan bagi warga rentan.

"Kita berusaha terus koordinasi dengan lintas sektoral untuk bersama-sama menekan kasus bunuh diri," ujarnya.

Kabag Ops Polres Gunungkidul Kompol Sunarto menambahkan, tahun ini kasus gantung diri paling banyak terjadi di wilayah hukum Polsek Gedangsari dengan 6 kejadian. Sedangkan untuk kasus zero bunuh diri adalah kecamatan Rongkop. 

"Mudah-mudahan kasus terus menurun di tahun depan," ujarnya. 

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut