Banyak Tanggul Jebol, DPUPKP Kulonprogo Petakan 14 Titik Rawan Banjir
KULONPROGO, iNews.id – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan permukiman (DPUPKP) Kulonprogo memetakan 14 titik rawan banjir. Hal ini menyusul masih adanya sejumlah tanggul sungai yang jebol dan belum diperbaiki, apalagi akan mulai memasuki musim penghujan dalam beberapa waktu mendatang.
Kepala DPUPKP Kulonprogo Gusdi Hartono mengatakan, salah satunya tanggul jebol berada di kawasan Ijin Penetapan Lokasi (IPL) bandara baru. “Ada 14 titik yang kami petakan rawan banjir. Itu dari Sungai Serang dan beberapa anak sungainya,” katanya, Selasa (13/11/2018).
Dia menjelaskan, ke-14 titik ini berada di wilayah selatan Kulonprogo, yakni drainase Kalituri di Palihan Temon, drainase Kali Sidatan di Kalidengen, Temon drainase Kulwaru, Wates, drainase Ngestiharjo (tengah), Wates. Selain itu juga di drainase Wojowalur, Bojong Panjatan, drainase buk Grojog, Kedunggong, Wates, Sungai Serang, Durungan, Wates.
Selanjutnya drainase Papah, Sukoreno, Sentolo, drainase Rowojembangan, Sukoreno, Sentolo, drainase Kaligawe, Krembangan Panjatan, drainase Heisero di Galur, drainase Kalipeni, Panjatan, dan drainase Ceme, Tirtoahayu, Galur serta drainase Miri, Wates.
Diakuinya, sejumlah warga saat ini memang resah dengan adanya kerusakan tanggul yang belum tersentuh proyek. Seperti di Durungan wates yang tanggul permanen sepanjang 35 meter jebol sejak akhir tahun lalu belum diperbaiki.