Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Situbondo Gempar! Mayat Wanita Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan di Pinggir Jalur Pantura
Advertisement . Scroll to see content

16 Ibu di Bantul Meninggal saat Melahirkan, IBI: Kualitas Bidan Harus Ditingkatkan

Senin, 27 Februari 2023 - 19:27:00 WIB
16 Ibu di Bantul Meninggal saat Melahirkan, IBI: Kualitas Bidan Harus Ditingkatkan
ilustrasi persalinan. (Foto: ilustrasi/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id - Kasus kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten Bantul selama 2022 ada 16 kasus. Angka ini menurun dibandingkan 2021 yang mencapai 44 kasus. 

“Penyebab utama kematian adalah pendarahan dan preeklamsia. Tetapi di 2022 sudah turun dari 44 kasus menjadi 16,” Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bantul, Nur Allailiyah, Senin (27/2/2023). 

Menurutnya, bidan memiliki peran penting dalam menanggulangi kematian ibu dan bayi. Untuk itulah kualitas bidan perlu ditingkatkan agar memenuhi standar global.  

Untuk meningkakan kualitas bidan, IBI Bantul menggandeng PUM Netherland (organisasi sukarelawan para ahli yang dibiayai Pemerintah Belanda) untuk membimbing dan mendampingi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam asuhan kebidanan.

”Upaya penurunan kematian ibu dan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Bantul perlu ditinjau ulang seperti bagaimana pelayanan obstetri dan neonatal (Poned) di puskesmas,” katanya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, bidan memiliki peran untuk mewujudkan ibu dan bayi yang sehat. Hal ini selaran dengan program pemerintah untuk menekan angka stunting

”Peran IBI mutlak diperlukan di sini, karena kita ingin bayi-bayi yang dilahirkan sehat dan tumbuh dengan baik," katanya. 

Penanggulangan masalah stunting perlu dilakukan sejak dini. Salah satunya sejak masa kehamilan hingga melahirkan. Di sinilah bidan harus mampu meningkatkan kemampuan lewat terobosan ilmu pengetahuan.  

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut