Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

15 Orang di Jogja Keroyok Pemuda hingga Tewas, Terinspirasi Kasus Vina Skenariokan Kecelakaan

Jumat, 23 Agustus 2024 - 21:24:00 WIB
15 Orang di Jogja Keroyok Pemuda hingga Tewas,  Terinspirasi Kasus Vina Skenariokan Kecelakaan
Polisi menangkap 9 orang dari 15 pelaku penngeroyokan pemuda hingga tewas di Kota Yogyakarta. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Seorang pemuda berinisial F (30) warga Umbulharjo, Kota Yogyakartatewas dikeroyok 15 orang. Para pelaku kemudian membuat skenario seolah-olah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas lantaran terinspirasi kasus Vina Cirebon

Kasus pembunuhan itu kemudian diungkap polisi dengan menangkap 9 orang. Sedangkan 6 pelaku lainnya masih diburu.

Selain menganiaya secara bergantian, para pelaku juga sempat menyekap korban di sebuah ruangan salah satu tempat arena futsal di kawasan Jalan Kusumanegara.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol MP Probo Satrio mengatakan, para pelaku membuat skenario seolah-olah penyebab kematian korban akibat kecelakaan lalu lintas. 

“Skenario itu dibuat salah seorang pelaku yang terinspirasi kasus pembunuhan Vina di Cirebon. Oleh sejumlah pelaku, korban sempat dibawa ke rumah sakit dan mengatakan ke dokter jika korban mengalami kecelakaan cukup parah di kawasan Embung Langensari,” katanya, Jumat (23/8/2024).

Dia mengungkapkan, kasus pembunuhan itu terbongkar tim Jatanras Polresta Yogyakarta setelah ayah korban melapor disertai bukti visum dari dokter yang menunjukkan korban tewas akibat luka benda tumpul di kepala bagian belakang serta sundutan rokok di wajah. 

“Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV rumah sakit, kami mengantongi satu per satu identitas pelaku dan kemudian mengamankan 9 dari 15 pelaku. Sedangkan 6 pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” kata Probo.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata dia, motif aksi penganiayaan yang berujung kematian itu karena korban diduga sering mengadu antara kelompok parkiran futsal, tempat massage, dan Lempuyangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut