Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Polisi di Asmat Disidang Disiplin, Disanksi Patsus hingga Tertunda Naik Pangkat
Advertisement . Scroll to see content

100 Personel TNI-Polri Buru Gerombolan MIT Pembunuh Satu Keluarga

Sabtu, 28 November 2020 - 15:59:00 WIB
 100 Personel TNI-Polri Buru Gerombolan MIT Pembunuh Satu Keluarga
Satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah dibantai oleh kelompok yang diduga MIT pimpinan Ali Kalor. Polisi tengah memburu mereka. (Foto Ilustrasi : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) diduga sebagai pelaku pembunuhan keji satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah. Polri menerjunkan 100 personel gabungan untuk memburu kelompok yang dipimpin oleh Ali Kalora ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan setidaknya ada 100 personel TNI-Polri yang dikerahkan melakukan perburuan terhadap kelompok itu.

"Saat ini sudsh ada back up kurang lebih 100 orang pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng dan TNI untuk melalukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora tersebut," kata Awi kepada awak media, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Awi menyebut polisi sudah memeriksa lima saksi terkait kasus ini. Dari keterangan saksi, kata Awi, mereka menyakini ada 10 pelaku yang melakukan perbuatan keji itu sembari membawa senjata api

Bahkan, Awi menyebut, para saksi mengatakan tiga orang di antaranya merupakan DPO kelompok MIT yang saat ini sedang diburu.

"5 saksi yang diiterogasi tadi menyatakan bahwa pelaku kurang lebih 10 OTK, 3 orang bawa Senpi (laras panjang 1 dan 2 senpi genggam). Saksi setelah diperlihatkan DPO teroris MIT, meyakini bahwa identitas 3 orang OTK tersebut adalah teroris kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora," ujar Awi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut