JAKARTA, iNews.id - Gempa susulan terus terjadi setelah gempa bumi magnitudo 5,8 yang mengguncang Tapanuli Utara, pukul 02.28 WIB, Sabtu (1/10/2022). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 68 gempa susulan hingga pukul 10.00 WIB.
"BMKG mencatat 68 gempa susulan (aftershocks) pasca Mag. 5,8 di Tarutung," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikutip melalui akun Twitter @DaryonoBMKG.
BMKG: 1 Warga Tewas 9 Terluka akibat Guncangan Gempa Tapanuli Utara
Dari 68 gempa susulan itu, magnitudo tertinggi yakni 5,1. Getaran gempa cenderung menurun dengan magnitudo terakhir yakni 2,4.
Sebelumnya Daryono mengatakan gempa bumi tersebut dipicu aktivitas sesar besar Sumatra segmen Renun.
Gempa Tapanuli Utara Dirasakan Sejumlah Daerah dengan Skala III-VI MMI
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar besar Sumatra segmen Renun," ujarnya.
Sementara Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut ada korban jiwa akibat gempa bumi ini. Selain itu ada korban luka dan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.
Gempa Tapanuli Utara Hari Ini Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatra Segmen Renun
"Gempa bumi ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan sembilan mengalami luka," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers daring.
Editor: Reza Yunanto