Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Dites Swab Antigen, Pengendara Dilarang Masuk Medan

Jumat, 21 Mei 2021 - 12:07:00 WIB
Tolak Dites Swab Antigen, Pengendara Dilarang Masuk Medan
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan di posko penyekatan mudik, Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (20/5/2021). (ANTARA/HO)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Petugas gabungan yang bertugas di pos penyekatan Jalan Jamin Ginting, Kota Medan meminta seorang pengendara mobil putar balik, Kamis (20/5/2021). Pengendara tersebut diperintahkan putar balik karena menolak mengikuti tes swab antigen. 

Petugas posko penyekatan mudik di Jalan Jamin Ginting, Ucok (45) mengatakan pengendara yang menolak menjalani swab antigen tersebut datang dari arah Pancurbatu, Deliserdang menuju Kota Medan. Pengendara tersebut kemudian diberhentikan petugas karena membawa mobil dengan pelat BM. 

"Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut untuk mengecek kelengkapan dokumen. Ternyata dia tidak membawa persyaratan untuk melakukan perjalanan selama masa pengetatan," kata Ucok. 

Selanjutnya, petugas meminta pengendaran untuk mengikuti pengecekan kesehatan seperti cek suhu tubuh dan tes swab antigen. Namun pengendara tersebut menolak menjalaninya. 

"Selanjutnya, pengendara tersebut kami minta putar balik dan dilarang masuk ke wilayah Kota Medan," ucapnya. 

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan posko penyekatan mudik di daerah perbatasan ini sebagai upaya mengontrol mobilitas penduduk dari luar Kota Medan guna menekan penyebaran Covid-19.

"Untuk antisipasi secara keseluruhan, Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo) tidak ditutup. Ini memang potensi tadi bagaimana wisatanya. Maka kami akan melakukan swab test antigen secara random," ucapnya. 

Editor: Stepanus Purba_block

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut