Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Sungai Batang Natal dan Perlampungan Meluap, Sejumlah Desa di Madina Banjir

Kamis, 19 Agustus 2021 - 09:33:00 WIB
Sungai Batang Natal dan Perlampungan Meluap, Sejumlah Desa di Madina Banjir
Banjir merendam Desa Batang Natal, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Madina. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama sepekan terakhir menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terendam banjir. Kondisi ini semakin diperparah dengan meluapnya Sungai Batang Natal dan Sungai Perlampungan, Madina. 

Dari informasi yang dihimpun iNews, salah satu kawasan yang terdampak banjir yakni Desa Tapus di Kecamatan Lingga Bayu. Saat ini air sudah mulai masuk merendam permukiman warga yang berada di kawasan tersebut. 

"Air mulai masuk ke rumah dini hari tadi. Saat ini sudah meluas hingga menutupi badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)," kata Putra Nasution, Kamis (19/8/2021). 

Putra mengatakan ketinggian air yang merendam rumah warga mulai dari 50 cm hingga satu meter. Kondisi ini membuat Jalinsum di Desa Tapus tidak dapat dilewati kendaraaan. 

"Kondisi ini juga membuat sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih yang tinggi. Sementara sebagian lainnya memilih bertahan di rumah mereka," ucapnya. 

Putra mengatakan saat ini genangan air di rumah mereka mulai surut. Namun, hujan yang terus turun membuat warga khawatir genangan air kembali meninggi. 

"Kami juga berharap pemerintah untuk segera turun tangan untuk memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir," ucapnya. 

Editor: Stepanus Purba_block

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut