Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Pedagang Sayur Perempuan yang Dianiaya Preman di Pasar Gambir Deliserdang

Selasa, 07 September 2021 - 16:04:00 WIB
Pengakuan Pedagang Sayur Perempuan yang Dianiaya Preman di Pasar Gambir Deliserdang
Korban Liti Wati Gea (baju putih) bersama anaknya. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Pedagang sayur perempuan yang berjualan sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang Liti Wari Gea akhirnya angkat bicara terkait kasus penganiayaan yang dialaminya. Korban mengaku dikeroyok karena tidak memberikan uang kepada para mengaku anggota dari salah satu ormas tersebut. 

Liti Wari Gea mengaku dimintai uang sebesar Rp500.000 oleh para pelaku setiba di Pasar Gambir untuk berjualan sayur. Pelaku meminta uang tersebut di pagi hari dan datang lagi kembali di siang hari. 

"Tidak terima karena tidak saya berikan. Saya kemudian ditendang dua kali di bagian perut," kata Liti Wari, Selasa (6/9/2021). 

Liti mengaku dia dikeroyok oleh empat orang pelaku. Tak hanya itu, anak korban juga ikut menjadi korban penganiayaan oleh kelompok preman tersebut. 

"Ada orang yang mau bantu kami juga ikut dipukuli mereka," ujarnya. 

Akibat penganiayaan tersebut, korban Liti Wati sempat mengalami pendarahan.  Selain itu, seluruh tubuh korban juga mengalami luka lebam dan bagian matanya bengkak terkena pukulan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut