Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perempuan di Jombang Diduga Aniaya Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Bongkar Makam
Advertisement . Scroll to see content

Pegawai Rutan di Madina Aniaya Santri, Kemenkumham: Kami Serahkan ke Polisi

Rabu, 22 September 2021 - 11:18:00 WIB
Pegawai Rutan di Madina Aniaya Santri, Kemenkumham: Kami Serahkan ke Polisi
DG, pegawai Rutan Natal yang viral diduga aniaya santri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Madina. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan santri oleh oknum pegawai RutanMandailing Natal (Madina) berinisial DG, kepada pihak Kepolisian. Kemenkumham yakin proses pengusutan kasus tersebut bisa berjalan secara profesional. 

"Untuk kasus itu kami serahkan saja kepada pihak kepolisian mengusut dengan tuntas,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut Imam Suyudi, Rabu (22/9/2021).

Secara internal,  pihaknya juga nanti akan melakukan pemeriksaan terhadap DG. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya digunakan untuk memutuskan perihal pemberian sanksi kepada DG. 

"Nanti kita lakukan pemeriksaan dulu. Kita kan belum tahu masalahnya. Kalau dari laporan yang saya terima, permasalahan kecelakaan lalu lintas dan sudah ditangani Kepolisian," ucapnya.

Sebelumnya, seorang santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Madina bernama Said Rahman (14), diduga mengalami penganiayaan dan ancaman akan dibunuh oleh DG. Penganiayaan dan pengancaman itu merupakan buntut dari kecelakaan lalu lintas, dimana korban tanpa sengaja menyenggol mobil milik DG. 

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajahnya. DG sendiri sudah ditangkap Polisi pada Senin, 20 September 2021 malam kemarin. 

Editor: Stepanus Purba_block

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut