Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai
Advertisement . Scroll to see content

PDP Virus Korona di RSUP Adam Malik Medan Meninggal Dunia

Selasa, 17 Maret 2020 - 22:12:00 WIB
PDP Virus Korona di RSUP Adam Malik Medan Meninggal Dunia
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik di Kota Medan, Sumatera Utara. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona atau Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUP Haji Adam Malik Medan meninggal dunia, Selasa (7/3/2020). Informasi meninggalnya pasien dalam pengawasan ini beredar di WhatsApp.

Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP Haji Adam malik Medan, dr Ade Rahmaini saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. "Benar 1 PDP meninggal dunia," jelas dr Ade, Selasa (17/3/2020). 

Namun, dia menolak menjelaskan lebih rinci terkait kematian salah satu pasien dengan status PDP Covid-19 tersebut. "Besok saja ya," ujarnya.  

Diketahui, Rumah sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik kembali mengisolasi lima pasien dalam pengawasan (PDP) suspect Covid-19. Dengan bertambahnya lima orang ini, total saat ini delapan PDP sudah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif di RSUP Haji Adam Malik.

"Saat ini, jumlah PDP yang dirawat di RSUP Adam Malik ada delapan orang," kata Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP Haji Adam malik Medan, dr Ade Rahmaini, Selasa (17/3/2020).

Ade mengungkapkan, saat ini ruang isolasi di RSUP Haji Adam Malik sudah dinyatakan penuh. Untuk sementara, jika ada rujukan baru, pihak RSUP Haji Adam Malik akan merujuk ke rumah sakit lainnya.

"Ruang isolasi sekarang sudah penuh, karena suda ada delapan orang. Sementara, untuk hasil 3 PDP belum kita terima hasilnya dari Litbangkes," tuturnya. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut