Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenazah Pratu David Gea Tiba di Bandara Silangit usai Gugur dalam Kontak Tembak di Papua
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Prajurit TNI AD Tewas di Binjai Sumut, Kapendam: Kasusnya Masih Diselidiki

Jumat, 07 Juni 2019 - 13:34:00 WIB
Oknum Prajurit TNI AD Tewas di Binjai Sumut, Kapendam: Kasusnya Masih Diselidiki
Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Kasus kematian Sertu AS asal Batalyon Infanteri 125/Simbisa ditangani Subdenpom Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Almarhum sebelumnya kejang-kejang dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Latersia Binjai hingga akhirnya meninggal, Rabu (5/6/2019).

"Penyelidikan kasusnya sudah ditangani Subdenpom Binjai, sehingga saat ini kita masih menunggu hasilnya," ujar Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, Jumat (7/6/2019).

Kapendam mengatakan, penyelidikan Subdenpom Binjai diharapkan dapat mengungkap fakta kematian Sertu AS.

"Saat ini masih diselidiki agar informasinya tidak simpang siur terkait penyebab meninggalnya oknum TNI. Karenanya, kami harapkan rekan-rekan media bisa bersabar dan menunggu hasil penyelidikan selesai," katanya.

Diketahui, oknum Prajurit TNI AD ini awalnya dibawa ke RS Latersia oleh rekannya pada Rabu (5/6/2019) pukul 5.30 WIB. Kepada petugas medis, teman AS menjelaskan jika yang bersangkutan usai menenggak minuman beralkohol serta yang lainnya.

Setiba di RS, oknum tersebut dalam kondisi gelisah dan kejang-kejang. Petugas medis kemudian memasangkan infus. Bahkan, korban juga sempat diberi obat Diazepam 2 kapsul untuk menenangkannya. Beberapa jam kemudian pukul 8.00 WIB, tekanan darahnya mencapai 90/80 mmHg dengan suhu demam tinggi mencapai 41,6 derajat Celcius. Tak lama berselang, korban meninggal.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut