Kronologi Kecelakaan Maut Travel di Tol Lima Puluh Tewaskan 7 Orang, Sopir Truk Kabur
BATUBARA, iNews.id – Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut melibatkan travel Darma Putra dan truk di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (21/6/2026). Kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.
Diperoleh informasi, bus yang membawa 20 orang rombongan warga Kota Tanjungbalai itu diketahui dalam perjalanan menuju wisata religi di Kabupaten Langkat. Namun, di tengah perjalanan, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan setelah menabrak truk di jalur tol tersebut.
Kecelakaan bermula saat mobil travel yang dikemudikan oleh Erwinsyah Harahap (33) warga Kota Tanjungbalai membawa 20 orang rombongan lansia ini dengan tujuan Bandar Basilam, Kabupaten Langkat. Rombongan diketahui baru saja bertolak dari Tanjung Balai pada pukul 01.00 WIB.
Tiba di KM 118+400, mobil yang melaju searah tersebut mendadak menghantam bagian belakang truk tronton di depannya dengan kecepatan tinggi. Selain mengakibatkan 7 orang tewas, manifes kecelakaan mencatat 8 penumpang mengalami luka berat dan 9 orang luka ringan.
Sementara sang sopir travel, Erwinsyah Harahap, ditemukan dalam kondisi terjepit kemudi dengan luka patah pada kedua kakinya serta robek di pelipis wajah.
“Rombongan warga tersebut sebelumnya berangkat untuk kegiatan wisata religi menggunakan bus travel. Namun, perjalanan berakhir tragis akibat kecelakaan di jalan tol,” kata Camat Teluk Nibung, Darwansyah, Senin (22/6/2026).
Dia mengatakan, empat orang tewas di lokasi kejadian. Sedangkan tiga korban lainnya, termasuk sopir bus, tewas dalam perawatan di rumah sakit. Belasan penumpang lain terluka parah dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara.
Dua dari tujuh jenazah merupakan pasangan suami istri (pasutri). Kedua jenazah korban telah tiba di rumah duka di Jalan Lingkar, Kota Tanjungbalai. Kedatangan jenazah disambut keluarga dan warga sekitar yang berduka atas musibah tersebut.
"Kemudian jam tiga sore meninggal satu orang lagi dan tadi malam ditambah satu orang lagi. Jadi jumlahnya tujuh orang yang meninggal dunia. Selebihnya masih di rumah sakit," ujar Darwansyah.
Berikut adalah ubahan teks tersebut menjadi potongan artikel berita online dengan gaya penulisan khas iNews.id yang tegas, taktis, dan scannable:
Merespons cepat tragedi maut yang merenggut korban jiwa tersebut, Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, langsung turun gunung memimpin jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi di lapangan.
“Satlantas Polres Batu Bara tengah mengumpulkan keterangan saksi mata dan menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute pelarian pelaku,” katanya.
Petugas gabungan kini disebar ke lapangan untuk memburu armada truk beserta pengemudinya yang kabur usai kecelakaan.
"Saat ini tim kami masih mengejar truk beserta pengemudinya yang terlibat tabrak lari. Kami mengimbau kepada masyarakat yang melihat, mendengar, atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait identitas kendaraan tersebut untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat," kata Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, Senin (22/6/2026).
Kasus kecelakaan maut tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Batubara. Petugas juga sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian itu.
Editor: Kastolani Marzuki