Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Ambulans Masuk Parit usai Antar Jenazah di Batubara, Sopir Terjepit

Senin, 08 Januari 2024 - 10:26:00 WIB
Kecelakaan Ambulans Masuk Parit usai Antar Jenazah di Batubara, Sopir Terjepit
Kecelakaan Ambulans Masuk Parit usai Antar Jenazah di Batubara, Sopir Terjepit (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BATUBARA, iNews.id - Ambulans salah satu rumah sakit swasta di Batubara, Sumatera Utara (Sumut) kecelakaanmasuk parit,  Minggu (6/01/2024). Akibat kecelakaan tersebut sopir ambulans terjepit dan mengalami luka patah tulang.

Dari informasi yang diperoleh, kecelakaan tepatnya terjadi di Jalan Tanjung Tiram - Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batubara. Diketahui jika ambulans tersebut milik Rumah Sakit Bidadari yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih.

Menurut keterangan saksi mata, usai mengantarkan jenazah di Desa Bulan-Bulan ambulans melaju dengan kecepatan 70 kilometer per jam, dari arah Tanjung Tiram menuju Desa Simpang Gambus. Setibanya di lokasi kejadian ambulans berusaha mendahului sepeda motor yang berada di depannya.

Nahas, ambulans oleng ke kanan dan menabrak pohon yang berada di bahu kanan jalan lalu terpental dan masuk ke parit. Melihat kejadian tersebut warga dan pengguna jalan yang melintas berjibaku membantu  mengeluarkan sopir.

Identitas sopir ambulans yakni Fahmi warga Lhokseumawe, Aceh. Dengan bantuan 1 unit pikap akhirnya warga berhasil mengeluarkan Fahmi ambulans dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu Dirut RS Bidadari Kartika Ritonga membenarkan bahwa ambulans tersebut milik RS Bidadari. Namun, dia belum mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut.

"Iya pak benar milik RS Bidadari Batubara. Saya mengetahui telah terjadi kecelakaan atas mobil ambulans rsu bidadari tapi belum mengetahui secara pasti kronologis kejadiannya pak", ucap Kartika, Senin (7/1/2024).

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut