Kebakaran Pabrik Plastik di Medan, 11 Kepala Keluarga Diungsikan
MEDAN, iNews.id – Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan dan daur ulang plastik di Jalan Ladang, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (21/6/2026). Banyaknya material plastik yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik.
Akibat peristiwa ini, warga sekitar pabrik panik lantaran api semakin tidak terkendali bahkan mulai merembet dan merusak sejumlah rumah warga yang posisinya berdampingan dengan area pabrik.
Guna mempercepat pergerakan armada penjinak api serta mengantisipasi adanya tindakan kriminal atau penjarahan di sekitar lokasi musibah, petugas kepolisian mengambil tindakan taktis. Sedikitnya empat akses jalan utama menuju lokasi kebakaran diisolasi dan ditutup sementara waktu untuk umum.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Medan harus mengerahkan tenaga ekstra di lapangan. Petugas sempat kewalahan dan mengalami kendala besar untuk menjangkau titik api utama akibat terbatasnya akses jalan yang sempit menuju lokasi.
Melihat skala kebakaran yang terus meluas, tim pemadam terpaksa meminta bantuan lintas wilayah. Sejumlah armada mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan Pemerintah Kota Binjai turut dikerahkan ke lokasi.
"Saat kejadian operasional sudah tutup, jadi tidak ada laporan korban jiwa maupun pekerja yang terjebak di dalam pabrik. Namun, memang ada beberapa petugas keamanan yang sempat berada di pos depan saat api mulai membesar. Untuk warga yang terdampak langsung, tercatat ada 11 KK yang terpaksa kita evakuasi ke tempat aman demi keselamatan," ungkap Camat Medan Johor, Bachtiar Nasution, Minggu (21/6/2026).
Dia mengatakan, sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) terpaksa dievakuasi oleh petugas menjauh dari rumah mereka yang mulai terjilat api.
Pemerintah kecamatan setempat memastikan bahwa saat jago merah pertama kali mengamuk, aktivitas operasional pabrik sebenarnya sudah berakhir dan para pekerja sudah pulang.
Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih terus melakukan proses pembasahan di lokasi guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Medan. Kerugian materiil akibat bencana besar ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Editor: Kastolani Marzuki