Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Sumur Banten, Berpusat di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penjelasan BMKG Soal Cuaca saat Kapal Tenggelam di Danau Toba

Rabu, 20 Juni 2018 - 07:58:00 WIB
Ini Penjelasan BMKG Soal Cuaca saat Kapal Tenggelam di Danau Toba
Keluarga korban menangis saat menyaksikan proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (19/6/2018). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara (Sumut), sebelum musibah dialami Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Bukan hanya sekali, dalam rentang tiga jam, BMKG telah mengeluarkan dua kali peringatan dini cuaca.

"Peringatan ini tidak tersentral diberikan dari pusat saja, karena BMKG memiliki 180 UPT di daerah. Kantor Wilayah I BMKG di Sumut sudah mengeluarkan peringatan dini dua kali pukul 11.00 WIB dan 14.00 WIB pada tanggal 18 Juni 2018," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo, Selasa (19/6/2018).

Dia menjelaskan, prakiraan di wilayah Samosir akan ada potensi peningkatan cuaca buruk yang signifikan juga sudah disebutkan dalam peringatan dini tersebut. Masa berlaku informasi peringatan dini cuaca bisa tiga hingga empat jam sebelum digantikan dengan informasi cuaca yang baru.

Mulyono melanjutkan, BMKG mencatat telah terjadi peningkatan kecepatan angin dari dua hingga tiga meter per detik menjadi enam meter per detik sekitar pukul 17.00 WIB di Samosir. Kecepatan angin tersebut sama dengan 12 knot, dan ini bisa memicu ombak setinggi 75 centimeter (cm) hingga 1,25 cm.

Jika melihat risikonya, kondisi angin tersebut bisa berbeda dampaknya terhadap kapal. Untuk kapal nelayan dengan tonase kecil bisa terdampak mulai dari skala sedang hingga tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut