Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Getaran Gempa M7,3 di Mentawai Terasa di Madina, Warga Panik Keluar Rumah sambil Gendong Anak

Selasa, 25 April 2023 - 04:06:00 WIB
Getaran Gempa M7,3 di Mentawai Terasa di Madina, Warga Panik Keluar Rumah sambil Gendong Anak
Warga panik keluar rumah sambil gendong anak saat gempa Magnitudo 7,3 guncang Kepulauan Mentawai (Rus Akbar/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

MADINA, iNews.id - Gempa bumi Magnitudo 7,3 mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Getaran gempa bahkan dirasakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

Dari pantauan di lokasi, Selasa dini hari (25/4/2023), terlihat hampir semua warga berhamburan keluar dari rumah. Ada yang sambil gendong anak karena ketakutan.

"Kami keluar rumah sambil gendong anak, takut rumah roboh soalnya gempanya sangat terasa sampe atap rumah berbunyi," kata warga Desa Penggorengan, Kecamatan Payabungan, Madina, bernama Syairah Nasution (32).

Dia menambahkan, getaran gempa juga terasa lama.

"Getaran bahkan lama lagi itu gempanya." kata dia.

Sebelumnya, gempa Magnitudo 7,3 guncang Mentawai. Gempa ini terjadi pada Selasa dini hari (25/4/2023) sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi BMKG pusat gempa berada di 177 km Barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumbar. Lokasi tepatnya berada di 0.93 LS-98.39 BT sementara kedalaman gempa berada di 84 km.

BMKG mengeluarkan peringatan dinitsunami di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Daerah yang berpotensi Tsunami berdasarkan pemodelan yakni Nias dan bagian Selatan Pulau Tanabala. Wilayah itu berstatus waspada.

"Potensi TSUNAMI untuk diteruskan pada masyarakat," tulisnya.

Sementara itu, BMKG meminta Pemerintah Provinsi/Kab/Kota yang berada pada status Waspada diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

"Ikuti arahan peringatan dini TSUNAMI dari BPBD, BNPB dan BMKG," katanya.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut