TANJUNGBALAI, iNews.id - Sebanyak 11 anak buah kapal KM Lintang Timur Samudera karam di perairan di Selat Malaka pada Minggu (30/8/2023) ditemukan selamat. Mereka selamat usai dibantu nelayan sekitar.
Dari video amatir yang diterima iNews, terlihat detik-detik sebelum kapal kargo Indonesia-Malaysia itu karam. Kapal saat itu, bermuatan bahan makanan pokok, sayur dan ikan yang berangkat dari Pelabuhan Teluk Nibung menuju Malaysia.
Tenggelam di Selat Malaka, KM Lintang Timur Selatan Diduga Dihantam Gelombang
Beruntung sebelum kapal benar benar karam, 11 ABK mendapat bantuan dari kapal nelayan yang melintas di lokasi kejadian.
Kapal kapal Rinaldy mengatakan kapalnya tenggelam diakibatkan hantaman ombak besar mencapai lima meter yang mengenai lambung kapal hingga bocor.
KM Lintang Timur Selatan dari Asahan Tenggelam di Selat Malaka, 11 Orang Hilang
"Ada gelombang 4-5 meter menghantam kapal kita sehingga membuat pecah lambung kapal bagian depan hingga air masuk. Pompa tiga enggak bisa mengeluarkan air itu hingga merendam mesin kita semua," kata Rinaldy, Selasa (1/8/2023).
Kapal Tanker Angkut BBM Terbakar di Nias Selatan, 3 ABK Luka Bakar
Setelah berhasil dievakuasi, para korban selamat langsung dibawa kembali ke Tanjung Balai. Diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah. Petugas mengimbau juga untuk nelayan dan kapal yang berlayar tetap menjaga keselamatan.
"Jumlah ABK 11 itu selamat dan posisi sudah di Tanjung Balai tempat awal mereka," kata
Danpos SAR Tanjungbalai, Romy Erwin Syaputra.
Editor: Nani Suherni