Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Serangan Lebah Hentikan Pertandingan Sepak Bola, Netizen: Pemain Pura-Pura Mati 
Advertisement . Scroll to see content

Viral Mobil Hancur Diamuk Massa usai Diteriaki Maling oleh Anak di Rejang Lebong

Senin, 15 September 2025 - 16:01:00 WIB
Viral Mobil Hancur Diamuk Massa usai Diteriaki Maling oleh Anak di Rejang Lebong
Tangkapan layar mobil yang dikendarai seorang ayah rusak diamuk massa setelah diteriaki maling oleh anaknya di Rejang Lebong. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

REJANG LEBONG, iNews.id – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan mobil yang dikendarai seorang ayah hancur setelah diamuk massa di Desa Duku Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. 

Peristiwa ini bermula ketika pengemudi mobil berinisial BM diteriaki maling oleh anaknya sendiri, Minggu (14/9/2025).

Insiden terjadi saat BM, warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu, hendak menjemput tiga temannya, yakni AZ, MI, dan AY. Dalam perjalanan, ia berpapasan dengan anaknya yang melihat sang ayah bersama dua perempuan di dalam mobil. Emosi tersulut, keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum BM memilih tancap gas dan melanjutkan perjalanan.

Merasa kesal, anak BM mengejar sambil berteriak "maling" dan "tabrak lari". Teriakan itu memicu kepanikan warga hingga terjadi aksi kejar-kejaran. Mobil BM akhirnya berhasil dihentikan dan langsung menjadi sasaran amuk massa.

Beruntung, BM dan tiga penumpang lainnya selamat tanpa luka serius. Polisi yang datang ke lokasi berhasil mengevakuasi mereka dari kerumunan.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak mengatakan, mobil korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca dan bodi kendaraan. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut