Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sumsel Lakukan Kajian Akademis Rencana Kampus IPDN di Kaki Gunung Dempo
Advertisement . Scroll to see content

Tito Sebut Koordinasi Tekan Stunting di Daerah Belum Maksimal

Senin, 23 Agustus 2021 - 15:39:00 WIB
Tito Sebut Koordinasi Tekan Stunting di Daerah Belum Maksimal
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan koordinasi di daerah terkait penanganan stunting masih harus diperhatikan. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah masalah masih harus menjadi perhatian dalam menangani kasus stunting di dareah. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, koordinasi antarinstansi dan pemangku kepentingan belum maksimal sehingga bekerja sendiri - sendiri.  

“Kelembagaan dan koordinasi percepatan penurunan stunting antara OPD dan pemangku kepentingan lain di daerah yang belum berfungsi secara maksimal. Dengan kata lain, masih bekerja sendiri-sendiri,” katanya dalam Rakornas Percepatan Penurunan Stunting, Senin (23/8/2021).

Selanjutnya adalah intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif belum sepenuhnya efektif menyasar kelompok sasaran, khususnya pada 1.000 hari pertama kehidupan.

“Kebijakan dan program penurunan stunting belum sepenuhnya diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah. RPJMD, RKPD dan APBD,” ujarnya.

Selain itu, Tito mengungkapkan, kapasitas pelaksanaan program dan kegiatan daerah masih lemah dan terbatas. Baik dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun pengalaman.

“Selanjutnya kualitas pengelolaan dan penggunaan data untuk pengambilan keputusan juga belum akurat dan belum terintegrasi. Padahal data adalah bahan penting untuk pengambilan keputusan,” tuturnya.

Lalu perilaku masyarakat belum sejalan dengan pencegahan dan penurunan stunting. “Masyarakat belum memahami pentingnya stunting,” ujarnya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut