Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang Sumsel, 220 Kg Disita
Advertisement . Scroll to see content

Terduga Teroris di Palembang Dikenal Tertutup oleh Tetangga

Senin, 11 Desember 2017 - 21:06:00 WIB
 Terduga Teroris di Palembang Dikenal Tertutup oleh Tetangga
Rumah terduga teroris di Palembang dipasangi garis polisi dan masih dijaga petugas. (Foto: iNews/Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Usai ditangkapnya 12 orang terduga teroris di Palembang, rumah yang jadi kediaman para terduga teroris tersebut terlihat sepi. Tidak ada aktivitas seperti biasanya, bahkan salah satu rumah terduga teroris dipasang garis polisi dan dijaga ketat oleh anggota kepolisian.

Seperti yang terlihat di salah satu rumah terduga teroris atas nama Abu Hasan alias Imron, Senin (11/12/2017) sore. Rumah yang berada di wilayah Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, itu dipasangi garis polisi. Petugas kepolisian dari Polres Banyuasin juga masih terlihat berjaga dan mengawasi rumah tersebut.

Abu Hasan ditangkap Tim Densus 88, pada Minggu, 10 Desember 2017, dini hari. Tertangkapnya terduga teroris ini merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya dua terduga teroris lainnya di Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Abu Hasan diketahui sudah tiga tahun menetap di lingkungan tersebut. Selama itu juga, dia dikenal menutup diri dengan lingkungan sekitarnya. Warga hanya mengetahui kesehariannya sebagai penjual kue.

Menurut Zainuddin Kenten, Lurah Talang Keramat, warga sekitar sebenarnya sudah merasa curiga dengan aktivitas tersangka. Namun warga tidak berani bertindak lebih jauh karena sama-sama warga pendatang.

“Kalau yang sebelumnya itu, mereka ini agak tertutup. Tapi akhir-akhir ini mereka mulai membaur dengan warga yang ada di sekitar sini. Aktivitas sehari-hari menurut keterangan dari istrinya, mereka jualan kue keliling,” ucapnya.
 
Selain Abu Hasan, Tim Densus 88 juga menangkap Suarto alias Abu Jakfar saat berada di Desa Lecah, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muara Enim. Tim Densus 88 langsung melakukan pemeriksaan di rumah Suarto yang beralamat di Jalan Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Sukarami, Palembang. Dari hasil pemeriksaan, didapati sejumlah paspor serta beberapa buku jihad.

Rumah yang dihuni oleh dua orang istri terduga teroris ini, juga terlihat sepi. Tetangga hanya mengetahui sehari-harinya penghuni rumah tersebut berjualan makanan ringan, seperti keripik pisang dan singkong.

“Ada sekitar delapan orang dengan pakaian lengkap membawa senjata mendatangi dan memeriksa rumah tersebut,” ujar Jimmy, salah seorang tetangga Suarto.

Saat ini 12 orang terduga teroris tersebut tengah diperiksa di Mako Brimob Polda Sumatera Selatan. Diduga ke-12 orang tersebut merupakan jaringan teroris, Jamaah Anshorut Khilafah (JAK). Beberapa di antaranya diduga sebagai pemasok senjata api rakitan kepada kelompok teroris atas nama Asep, yang tertangkap di Kabupaten Oku Selatan pada 2016 lalu.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut