Seluruh Penumpang Speedboat yang Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa
PALEMBANG, iNews.id – Jenazah Fadhlan (6) bersama ayahnya menjadi dua korban terakhir kecelakaan speedboad Awet Muda di Sungai Musi, Tanjung Sere Bagan 13, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sulsel), yang berhasil ditemukan.
Tubuh kedua korban berhasil dievakuasi petugas penyelamat dan masyarakat setempat yang sudah dua hari terakhir melakukan pencarian.
Penemuan dua jenazah ini melengkapi sembilan jenazah lain yang lebih dahulu ditemukan. Ke-11 penumpang yang hilang saat kapal cepat itu karam sudah tidak ada yang terselematkan. Termasuk dua orang yang meninggal saat kejadian, sehingga akibat kecelakaan speedboat, menewaskan total sebanyak 13 korban jiwa.
“Semuanya korban yang tenggelam sudah ditemukan, tidak ada yang selamat,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP, Yudi Markus Pinem.
Dia mengatakan proses pencarian korban tenggelam juga sudah dihentikan. Termasuk satu jenazah Fadlan, yang terbawa hingga di Sungai Apung, satu jam dari lokasi kejadian.
“Kami sudah kordinasi dengan Basarnas, sementara semua giat ini kami hentikan karena seluruh korban sudah berhasil dievakuasi,” katanya.
Jenazah Fadlan ditemukan di sekitar muara Laut Bangka satu jam dari lokasi kejadian. Fadlan tewas bersama dengan ayahnya, sedangkan ibu dan kakak korban berhasil selamat setelah menaiki bagian bagian speedboat yang terapung, lalu berenang ke tepian Sungai Musi.
“Saya berusaha ingin berenang menyematkan anak dan suami saya. Tetapi orang-orang melarang karena bisa membahayakan keselamat saya,” kata Rohani, ibu Fadlan.
Editor: Donald Karouw