Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UMP Sumsel 2022 Tetap Rp3,14 Juta, Ini Penjelasan Disnakertrans
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sebut Sanksi Baru AS Sebagai Tindakan Putus Asa

Sabtu, 20 November 2021 - 14:50:00 WIB
Iran Sebut Sanksi Baru AS Sebagai Tindakan Putus Asa
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Iran membantah tudingan Amerika Serikat (AS) bahwa Iran ikut campur dalam pemilu presiden AS 2020. Karena iti, Iran mengecam sanksi terbaru yang diberikan dan menyebutnya sanksi tindakan tidak sah dan putus asa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengecam sanksi baru AS terhadap enam warga dan satu perusahaan Iran di balik "dalih palsu" tersebut, Jumat (19/11/2021).

"Republik Islam Iran mengutuk sanksi-sanksi baru AS yang meneruskan kebijakan tekanan maksimum (mantan presiden AS Donald) Trump yang gagal, yang merupakan tindakan tidak sah dan putus asa," kata Khatibzadeh seperti dikutip oleh sebuah laporan di situs Kemenlu Iran. 

Sambil menyebut tudingan AS tidak berdasar, Khatibzadeh menambahkan bahwa Pemerintah AS mempunyai sejarah panjang intervensi di negara lain dalam berbagai wujud untuk mengecoh opini publik.

Pada Kamis (18/11) Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap enam individu dan satu perusahaan siber Iran atas apa yang disebutnya sebagai "upaya memengaruhi" pemilu presiden AS 2020.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut