Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyumas Geger! Nenek dan Gadis Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Geger Penemuan Mayat di Kebun Sawit, Korban Diduga Tewas Dianiaya 

Sabtu, 05 Maret 2022 - 13:45:00 WIB
Geger Penemuan Mayat di Kebun Sawit, Korban Diduga Tewas Dianiaya 
Jenazah korban (kiri) dan sepeda motornya (kanan) ditemukan di semak-semak kebun sawit, Sabtu (5/3/2022) pagi. (Foto: MNC/Widori Agustino)
Advertisement . Scroll to see content

BATURAJA, iNews.id - Zulkifli alias Dawir Ujang (35) ditemukan tak bernyawa di kebun sawit Desa Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (5/3/2022). Korban diduga tewas dianiaya.

Lokasi penemuan mayat korban berjarak tiga kilometer dari permukiman penduduk. Korban merupakan warga RT 001 dusun 5 Desa Bandar Agung. 

"Korban ini hilang sudah sejak tiga hari dan baru ditemukan warga pagi ini," ujar Sekretaris Desa Bandar Agung, Haye dikonfirmasi.

Menurut Haye, korban sehari-hari memang bekerja di perkebunan sawit. Jasad korban ditemukan di sema-semak perkebunan masih memakai kaos putih.

Sepeda motor korban ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan jenazah.

"Dugaan kami korban dibunuh dianiaya. Sebab kami lihat ada luka di bagian pipi. Tapi kami tidak bisa menyimpulkan ini. Kita lagi menunggu pihak dari Polsek," ujar Haye.

Dijelaskan Haye, sebelumnya keluarga dan warga sudah mencari keberadaan korban. Dengan penemuan jenazah korban, dia berharap penyebab kematian bisa diketahui.

Polsek Lubuk Batang menyelidiki penemuan jenazah diduga korban pembunuhan ini.

"Ya anggota sudah di lokasi. Tim Reskrim polsek juga sudah di jalan bersama tim Inafis polres," kata Kapolsek Lubuk Batang Iptu Hariyanto.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut