Beredar Video Putri Jenderal Mengaku Dinikahi Paksa dan Diperkosa Mantan Jubir Pemerintah
KABUL, iNews.id - Beredar video seorang perempuan mengenakan jilbab mengklaim dinikahi secara paksa oleh mantan pejabat Taliban dengan posisi jubir menteri dalam negeri. Perempuan yang mengaku bernaa Elaha mengaku juga diperkosa dan dipukul selama berulan - bulan.
Video pengakuannya telah viral, yang menurut advokat hak-hak perempuan sebagai kenyataan mengejutkan bagi puluhan perempuan di Afghanistan. Elaha, dalam video tersebut, mengatakan dia dipaksa menikah dengan mantan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban, Qari Saeed Khosty, pada Januari.
Sejak dinikahi paksa itu, lanjut Elaha, dia diperkosa dan dipukuli selama beberapa bulan. Elaha bahkan mengaku dipaksa untuk mencium kaki Khosty yang sekarang berstatus sebagai mantan suaminya. Itu dia lakukan untuk memohon pengampunan setelah dia ketahuan mencoba melarikan diri dari Afghanistan.
CBS News telah berbicara dengan seorang teman Elaha, yang membenarkan ceritanya dan mengatakan bahwa wanita itu masih putus asa untuk melarikan diri dari Afghanistan. Video pengakuan Elaha diposting di Twitter pada 30 Agustus 2022 oleh seorang jurnalis Afghanistan, Abu Muslim Shirzad.
Elaha merupakan mahasiswi kedokteran dan putri dari seorang jenderal dinas intelijen pemerintah Afghanistan sebelumnya yang didukung Amerika Serikat (AS). "Saeed Khosty memfilmkan saya dan mengancam akan merilisnya di depan umum. Dia memaksa saya melakukan hal-hal buruk. Dia memerkosa saya setiap malam. Dia memukuli saya setiap malam," kata Elaha sambil menangis dalam video tersebut.