Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang Sumsel, 220 Kg Disita
Advertisement . Scroll to see content

6 Petugas KPPS Meninggal Dunia di Sumsel, Ini Nama-namanya

Senin, 22 April 2019 - 21:27:00 WIB
6 Petugas KPPS Meninggal Dunia di Sumsel, Ini Nama-namanya
Anggota KPPS bertugas hingga malam di salah satu TPS di Sulawesi Tengah, Rabu (17/4/2019). Banyak petugas sakit hingga meninggal karena kelelahan bertugas saat Pemilu hingga usai pesta demokrasi itu. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id – Enam petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Data ini berdasarkan laporan yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai Senin (22/4/2019) pukul 19.00 WIB.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriadi mengatakan, petugas KPPS meninggal dunia diduga akibat kelelahan selama Pemilu 2019. Selain itu dua orang juga masih dalam perawatan.

“Kemarin dilaporkan ada 2 petugas KPPS meninggal dunia. Sampai malam ini kami mendapat laporan 4 petugas meninggal, jadi totalnya ada 6 orang,” ujar Hepriadi.

Berikut nama petugas KPPS yang meninggal dunia di Sumsel:

1. Tuti Hidayati, Desa Suka Mulya Kabupaten OKI

2. Fachrul, Desa Belambangan Kabupaten OKU

3. Untung Imansyah, Desa Sumberjaya Kabupaten Banyuasin

4. Yanto, Desa Tanjung Dalam Keluang Kabupaten Muba

5. Syaripuddin, Desa Anyar Kabupaten OKU Timur

6. Arman, Ketua KPPS Desa Gunung Batu Kabupaten OKU timur


Hepriadi mengatakan, selain itu dua petugas KPPS terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan dirawat intensif karena sakit akibat kelelahan. “Satu orang dari Lubuklinggau dilarikan ke Palembang karena pecah pembuluh darah dan satu lagi dari OKU juga sedang dirawat,” kata Hepriadi.

Petugas KPPS yang meninggal dianggap para pahlawan demokrasi, sehingga KPU Sumsel berupaya memberikan santunan. Sumber dana untuk santunan nantinya dihimpun dari kabupaten/kota karena tidak ada anggaran khusus dari KPU.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut