Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditinggal ke Perayaan Ulang Tahun Tetangga, Rumah Mewah di Gorontalo Hangus Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

4 Hari Terbakar, Lahan Gambut di Palembang Sulit Dipadamkam

Rabu, 27 September 2023 - 22:11:00 WIB
4 Hari Terbakar, Lahan Gambut di Palembang Sulit Dipadamkam
Petugas TNI/Polri berupaya memadamkan api yang membakar lahan gambut di Palembang. (Foto: iNews.id/M Riza Pahlevi)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Kebakaranlahan gambut di  Kota Palembang, Sumatera Selatan sulit dipadamkam. Selama empat hari, lahan yang terbakar mencapai 80 hektare yang tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Sematang Borang. 

Kebakaran lahan ini sulit dipadamkam karena lokasinya sulit dijangkau. Akses mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi. Selain itu sumber air juga sangat terbatas di sekitar lokasi kebakaran. 

“Ibarat buang puntung rokok saja pasti lahan akan terbakar. Jadi mohon warga lebih waspada,” kata Danramil Sako, Kapten Serbanu, Rabu (27/9/2023). 

Menurutnya, akses jalan yang terbatas menyulitkan proses pemadaman. Warga bersama TNI/Polri melakukan pemadaman secara manual. Sementara embusan angin sangat kencang sehingga api dengan cepat membesar dan meluas. 
  
Kebakaran yang melanda wilayah kelurahan Sukamula, Sri Mulya dan Karya Mulya ini sudah berlangsung selama empat hari. Akibatnya wilayah ini  diselimuti kabut asap dan membahayakan kesehatan. Apalagi lokasinya mulai mendekati permukiman warga. 

“Kami minta untuk didirikan pos siaga kesehatan, untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya kepada ibu hamil, lansia dan anak-anak,” kata Anggota DPRD palembang Ruspanda.  

Hingga kini petugas bersama warga masih bersiaga di sekitar lokasi kebakaran. Mereka terus berupaya memaikan api agar idak menjalar ke permukiman warga.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut