Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal
Advertisement . Scroll to see content

Pasang Genset, Warga Mentawai Tewas Tersetrum Listrik

Kamis, 31 Maret 2022 - 16:09:00 WIB
Pasang Genset, Warga Mentawai Tewas Tersetrum Listrik
Ilustrasi korban tewas tersetrum. (Foto: iNews/Mukthar Bagus).
Advertisement . Scroll to see content

SIKAKAP, iNews.id - Nasib nahas dialami seorang pria berinisial YS (34). Warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat ini tewastersetrum listrik.

Insiden ini terjadi pada Rabu (30/3/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar membenarkan kejadian tersebut bahwa YS meninggal dunia akibat tersetrum listrik di rumahnya. 

"Benar, sesuai informasi dari keluarga korban, dan melihat terdapat goresan luka di salah satu telapak tangannya, korban YS meninggal murni karena tersetrum listrik," kata Yanuar, Kamis (31/3/2022).

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan anggota keluarga, korban tersetrum saat menghidupkan mesin genset.

"Korban lupa menurunkan sekring listrik tenaga surya," katanya.

Insiden ini berawal ketika rumah korban sudah gelap. Saat itu, korban sedang makan malam, karena sudah gelap YS langsung ke kamar mandi di mana mesin genset diletakkan.

YS langsung menghidupkan mesin genset miliknya, setelah mesin genset hidup YS langsung menghubungkan kabel jaringan listrik tenaga surya ke mesin genset.

"Setelah tersambung tiba-tiba hidup lampu tenaga surya, melihat hal itu YS langsung mencabut colokkan di mesin genset, saat itu korban tersetrum," jelasnya.

Kepala Dusun Mapoupou, Sutrisno Sababalat menambahkan, melihat kejadian itu keluarga korban langsung minta tolong. Mendengar teriakan minta tolong warga langsung berusaha menyelamatkan korban.

"YS dibawa ke Puskesmas Sikakap lewat jalur laut dengan speedboat, sampai di Puskesmas Sikakap sekira pukul 21.30 WIB, langsung diberikan perawatan, tapi nyawa korban tidak dapat tertolong lagi," katanya.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut