Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Kades di Garut Dijebloskan ke Penjara, Diduga Korupsi Dana Desa Rp653 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Mendes Abdul Halim: Tak Ada Pengurangan Dana Desa

Jumat, 24 Juli 2020 - 19:53:00 WIB
Mendes Abdul Halim: Tak Ada Pengurangan Dana Desa
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PARIAMAN, iNews.id - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan dana desa tetap berlanjut. Dana desa itu dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk pembangunan desa di Indonesia.

"Dana desa tidak ada pengurangan, justru nanti akan terjadi peningkatan," kata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (24/7/2020).

Pria yang kerap disapa Gus Menteri ini menambahkan, besaran dana desa pada 2021 sama dengan tahun 2020. Hal itu, kata dia, terjadi karena kondisi pandemi Covid-19 yang dihadapi saat ini.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan saat ini pihaknya sedang menampung aspirasi terkait harapan warga Sumbar tentang perolehan dana desa agar tidak lagi dihitung berdasarkan nagari namun jorong atau korong.

Hal tersebut karena di Sumbar, dana desa dihitung berdasarkan nagari. Padahal wilayah nagari jauh lebih besar dari desa, sehingga untuk mengakomodasi luasnya wilayah tersebut maka penghitungan dana desa dilakukan berdasarkan jorong atau korong.

"Ini lagi kami perjuangan sampaikan kepada Ibu Menteri Keuangan dan Pak Presiden," katanya.

Menurut dia, jika dana desa di Sumbar dihitung berdasarkan jorong atau korong, maka percepatan pembangunan daerah dari desa akan jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk membangun Indonesia dapat dilakukan dari desa dan jika desa sudah makmur atau mandiri, maka tidak ada lagi daerah di Indonesia tertinggal dan miskin.

"Indonesia adalah desa dan desa adalah Indonesia," katanya.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut