Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Ribuan Ikan Mati Mengambang di Irigasi Karawang, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

705 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati di Sepanjang 2022, Petani Rugi Rp14,80 Miliar

Selasa, 29 November 2022 - 16:36:00 WIB
705 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati di Sepanjang 2022, Petani Rugi Rp14,80 Miliar
Nelayan mengayuh perahunya di antara ikan mati pada keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, Nagari Duo Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Advertisement . Scroll to see content

AGAM, iNews.id - Sebanyak 705 ton ikan di Danau Maninjau, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mati. Angka itu didapat mulai Januari 2022 hingga November 2022.

"Total kerugian petani keramba jaringan apung di Danau Maninjau mencapai Rp14,80 miliar akibat kematian ikan 705 ton selama Januari sampai 29 November 2022," kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Rosva Deswira, Selasa (29/11/2022).

Rosva menambahkan, kerugian itu dihitung dari harga ikan tingkat petani Rp21.000 per kilogram. Kematian ikan secara massal itu terjadi selama dua tahap.

"Pada tahap pertama periode Februari-Maret 2022 sebanyak 260 ton dan pada November 2022 sebanyak 455 ton," katanya.

"Kematian ikan tersebar sekitar 60 persen dari 23.359 unit keramba jaringan apung di Danau Maninjau," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan, kematian ikan itu akibat kekurangan oksigen di perairan setelah terjadinya pembalikan air ke permukaan akibat angin disertai curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu

"Dengan kondisi itu, ikan menjadi pusing dan mengapung untuk mencari oksigen. Setelah itu, ikan mati dan bangkai ikan mengapung," katanya.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut