Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung
Advertisement . Scroll to see content

6 Pasien Suspect Difteri Dirawat di RSUP M Jamil Padang

Rabu, 20 Desember 2017 - 12:22:00 WIB
6 Pasien Suspect Difteri Dirawat di RSUP M Jamil Padang
Perawat memeriksa kondisi pasien suspect difteri di ruangan isolasi RSUP M Jamil Padang, Sumatera Barat. (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – Enam anak yang diduga terjangkit difteri dirawat di Ruangan Isolasi Ilmu Kesehatan Anak, RSUP M Jamil Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Keenam pasien ditemukan mengalami gejala-gejala difteri.

Dokter Spesialis Anak Infeksi Pediatrik RSUP M Jamil Padang Rinang Mariko mengatakan, keenam pasien dirawat karena hasil pemeriksaan menunjukkan, mereka terkena gejala difteri seperti terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel. Pasien juga mengalami gejala demam tinggi dan menggigil, sakit tenggorokan, suara serak, dan sulit bernapas atau bernapas dengan cepat.

“Keenam pasien suspect difteri dirawat secara intensif dan menjalani pemeriksaan secara berkala oleh tim dokter spesialis anak infeksi pediatrik RSUP M Jamil Padang,” kata Rinang Mariko di RSUP M Jamil Padang, Selasa, 19 Desember 2017.

Sampai Rabu, enam pasien terhitung sudah tujuh hari menjalani perawatan di ruangan isolasi. Keenam pasien telah diberi antidifteri serum dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar sebagai antisipasi awal. Untuk penanganan selanjutnya, dokter masih menunggu hasil laboratorium dari RSUP M Jamil yang keluar pada Rabu siang (20/12/2017).

Rinang Mariko mengatakan, sejak satu bulan terakhir, RSUP M Jamil Padang sudah merawat sebanyak tujuh orang pasien suspect difteri. Namun, satu orang dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang. “Jadi, sekarang yang kami rawat ada enam orang yang dari gejala klinisnya diketahui suspect difteri. Dari awal kami merawat pasien harus sesuai gejala klinisnya, baru nanti kami berikan perawatan dan kami monitor setiap hari,” ujarnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut