Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal
Advertisement . Scroll to see content

6 Hektare Lahan Perbukitan di Padang Terbakar, Ratusan Warga Panik

Senin, 05 Februari 2018 - 08:49:00 WIB
6 Hektare Lahan Perbukitan di Padang Terbakar, Ratusan Warga Panik
Kobaran api yang terlihat di atas perbukitan dekat permukiman warga di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – Kebakaran lahan terjadi di kawasan perbukitan air dingin Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (5/2/2018) dini hari. Kebakaran itu membuat ratusan warga panik lantaran lokasi titik api hanya berjarak sekitar 100 meter dari wilayah permukiman mereka.

Pantauan iNews, kobaran api ini tampak membumbung tinggi dari sebuah bukit yang berada di kawasan lahan pemakaman umum dan perbukitan air dingin. Diperkirakan kobaran api menyebar dengan cepat telah meluas mencapai sekitar 6 hektare. Kebakaran lahan itu diduga dampak musim kemarau yang melanda kawasan Kota Padang, belakangan ini.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.  Petugas sempat mengalami kesulitan karena kondisi medan dan rute menuju lokasi terbakarnya lahan. Namun berkat kesigapan dan bantuan masyarakat, serta sejumlah relawan kebencanaan, akhirnya setelah dua jam lebih berjibaku api berhasil dipadamkan.

“Kami imbau kepada masyarakat agar berhati-hati di musim kemarau ini. Jangan sembarangan membakar sampah apalagi membuka lahan, karena ini bisa membahayakan,” kata Kabid Damkar Kota Padang, Basrizal.

Dia mengatakan, dalam satu hari terakhir terdapat sebanyak lima titik api yang membakar sejumlah lahan di wilayah Kota Padang. Sebab itu di saat kemarau ini warga diharapkan dapat lebih mewaspadai munculnya titik api.

“Setelah berhasil memadamkan api, kami langsung membasahi lahan sebagai bentuk pencegahan. Apalagi lokasi kebakaran ini berdekatan dengan permukiman warga,” ujarnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini tidak ada warga yang dievakuasi akibat musibah tersebut. Namun diperkirakan ada sekitar 200an kepala keluarga (KK) di wilayah itu yang terkena dampak langsung akibat kebakaran lahan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut