Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah
Advertisement . Scroll to see content

Target Tahun Ini, Bulog Sulutgo Serap Beras Petani 5.183 Ton

Minggu, 31 Januari 2021 - 17:13:00 WIB
Target Tahun Ini, Bulog Sulutgo Serap Beras Petani 5.183 Ton
Harga beras di pasar-pasar tradisional relatif lebih tinggi. (Foto: Cahya Sumirat)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id  - Perum Bulog Divre Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) menargetkan serapan beraspetani lokal pada tahun 2021 sebanyak 5.183 ton. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kami akan berupaya agar target serapan ini bisa tercapai dengan membeli beras dari petani di Sulut dan Gorontalo," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut Eko Hari Kuncahyo di Manado, Sabtu (30/1/2021).

Eko Hari Kuncahyo mengatakan bahwa target serapan beras Bulog pada tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu sebanyak 3.000 ton.

Menurut dia, Sulut dan Gorontalo bukan daerah sentra produksi padi sehingga tidak akan banyak melampaui target.

Eko menjelaskan penyerapan beras lokal di Sulut sebagian besar di Kabupaten Bolaang Mongondow, sebagian Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara, dan Gorontalo.

Ia menyebutkan harga pokok pemerintah (HPP) sebesar 10 persen untuk masing-masing kondisi gabah.

Dengan demikian, HPP GKP saat ini menjadi Rp4.070,00 per kilogram, HPP GKG menjadi Rp5.115/kg, dan beras Rp8.030/kg.

Eko mengatakan bahwa harga jual petani beras di Sulutgo lebih tinggi daripada HPP.

Ia menegaskan pihaknya tidak bisa memaksa petani menjual beras ke Bulog karena harga jual di pasaran masih lebih tinggi daripada HPP, yakni sebesar Rp7.300,00/kg.

Dengan demikian, kata dia, petani dan pengusaha di penggilingan masih enggan menjual beras ke Bulog.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut