Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut
Advertisement . Scroll to see content

Suku Sangir Talaud dari Sulawesi Utara, Kisah Perjalanan Penuh Tangisan

Rabu, 30 November 2022 - 11:00:00 WIB
Suku Sangir Talaud dari Sulawesi Utara, Kisah Perjalanan Penuh Tangisan
Suku Sangir Talaud dari Sulawesi Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Suku Sangir Talaud dari Sulawesi Utara merupakan orang yang mendiami wilayah kepulauan. Mereka merupakan salah satu dari penduduk asli yang menghuni rangkaian kepulauan antara Sulawesi Utara dan Mindanao, Filipina.

Dalam situs pemerintah Kabupaten Sangihe yang mengutip dari berbagai sumber, memberikan informasi tentang arti nama Sangihe. Kata Sangi dan He berawal dari kisah perjalanan jauh Gumansalangi bersama istri dan rombongannya melalui laut luas dan ganas dari Pulau Manado.

Perjalanan yang penuh dengan risiko dan bahaya itu membuat sejumlah anggota rombongan menangis terisak-isak karena ketakutan.

Dalam perjalanan yang jauh dan berbahaya itu, lunas perahu yang mereka naiki kandas dan melintang di sebuah pulau. Peristiwa melintangnya lunas perahu, terpaan badai dan ombak dalam pelayaran yang jauh dan menguras air mata itu mengilhami Gumansalangi dan rombongannya menamai pulau tempat mereka melabuhkan perahu dengan nama Sangihe.

Nama Sangihe disematkan berdasarkan peristiwa yang mereka alami selama dalam pelayaran tersebut, yakni penuh tangis (sangi) dan suara tangisan tersedu-sedu (he). Gabungan kata sangi dan he itulah kemudianmenjadi Sangihe yang artinya suara isak tangis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut