Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Sangihe Not For Sale, Film Dokumenter Kritik Pertambangan

Rabu, 18 Agustus 2021 - 11:30:00 WIB
Sangihe Not For Sale, Film Dokumenter Kritik Pertambangan
Tangkapan layar film dokumenter Sangihe Not For Sale. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Berbagai cara dan model perjuangan dilakukan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara untuk mengkritik pertambangan. Tak hanya menolak dengan aksi demo, gugatan ke pengadilan, tanda tangan petisi, tetapi para aktivis secara kreatif membuat film dokumenter.

Film ini digagas Audro Chrustofel dan teman-temannya dari Sangihe Documentary Film (SDF) dengan judul Sangihe Not For Sale. Sebelumnya, Audro Cs hendak meluncurkan film secara offline pada Minggu (15/8/2021) malam, namun tak diizinkan Polres Sangihe dengan alasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hingga akhirnya sejumlah lembaga seperti Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS), AJI Manado, Save Sangihe Island (SSI), Yayasan Suara Nurani Minaesa (YSNM), Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulut menggagas peluncuran dan nonton bareng film tersebut tepat di Hari Kemerdekaan ke-76 RI di Sekretariat AMSI Sulut, Jalan Elang Raya 3, Malalayang 1 Timur, Kota Manado, Sulawesi Utara. 

“Film ini berdurasi 1 jam lebih dengan pengambilan gambar melalui handphone saja. Ini film dokumenter ketiga yang dibuat Sangihe Documentery Film,” ujar Audro dalam diskusi sebelum pemutaran film yang diikuti sejumlah warga secara virtual, Rabu (18/8/2021).

Dia menyebutkan, film Sangihe Not For Sale memotret kondisi terkini masyarakat melawan perusahan tambang emas PT Tambang Mas Sangihe (TMS).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut