Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Advertisement . Scroll to see content

RPA Partai Perindo Audiensi dengan Polda Sulut, Minta Pelaku Kekerasan Seksual Ditangkap

Senin, 20 Februari 2023 - 18:54:00 WIB
RPA Partai Perindo Audiensi dengan Polda Sulut, Minta Pelaku Kekerasan Seksual Ditangkap
Ketua DPP RPA Partai Perindo Jeannie Latumahina bersama pengurus DPW RPA Perindo Sulut saat mendatangi Mapolda Sulut. (Foto : MPI/Subhan Sabu)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo audiensi dengan Polda Sulawesi Utara (Sulut). Pertemuan ini terkait kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswi di Manado yang perkaranya didampingi RPA Partai Perindo.

Ketua DPP RPA Partai Perindo Jeannie Latumahina mengatakan, sampai saat ini penanganan kasusnya sudah sampai penyelidikan dan telah dilakukan gelar perkara.

"Kami berharap pendampingan kami untuk kasus di Sulawesi Utara untuk secepatnya pelaku ditangkap dan diproses sesuai Undang-Undang yang berlaku di Indonesia," ujar Jeannie, Senin (20/2/2023)

Menurutnya, RPA Partai Perindo akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut. Dan dari hasil audensi bersama Polda Sulut, kasus kekerasan seksual yang tengah didampingi RPA Partai Perindo masih terus berproses.

"Tinggal proses penangkapan dan bagaimana memproses pelaku sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia," katanya.

Sebagai organisasi sayap Partai Perindo yang dikenal gigih dalam perlindungan memperjuangkan hak perempuan dan anak, RPA Partai Perindo melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) RPA Partai Perindo Sulut melakukan pendampingan terhadap korban pelecehan dan kekerasan yang dialami oleh GH (21). Lokasi pelecehan yakni di salah satu tempat kos di Manado pada Oktober 2022.

"Jadi bagaimana kami membawa pelaku pada jerat hukum sehingga diproses dengan cepat sesuai dengan Undang-undang TPKS yang baru. Kami berharap untuk mendapatkan hukuman maksimal sehingga ada efek jera jangan lagi kejadian ini terulang di Sulawesi Utara," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut