Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Gorontalo Minta Jatah Solar Bersubsidi Ditambah

Jumat, 25 Maret 2022 - 08:55:00 WIB
Pemprov Gorontalo Minta Jatah Solar Bersubsidi Ditambah
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) saat bertemu Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas Patuan Alfons Simanjuntak di, Jakarta, Rabu (23/3) membahas penambahan jatah solar bersubsidi. (Foto: Antara/HO-Kominfo)
Advertisement . Scroll to see content

GORONTALO, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo meminta jatah solar bersubsidi untuk daerah tersebut ditambah. Permintaan tersebut muncul setelah petani dan nelayan menyampaikan keluhannya kepada pemprov beberapa waktu lalu.

Kadis Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Bambang Trihandoko mengatakan Gubernur Gorontalo telah menemui Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas Patuan Alfons Simanjuntak di Jakarta.

“Jatah solar yang bersubsidi ini dikeluhkan nelayan, dan gubernur kemarin berusaha memperjuangkan penambahan jatah untuk Gorontalo ,” katanya, Kamis (24/3/2022).

Sebelumnya, pemprov melayangkan surat resmi ke BPH Migas  pekan lalu, disertai dengan beberapa pertimbangan.

Pertimbangan yang pertama yakni sektor pertanian, perikanan dan kehutanan menjadi penggerak ekonomi utama daerah sebesar 38,92 persen.

Yang kedua yaitu inflasi Gorontalo 2,59 persen  pada tahun lalu lebih banyak disumbang dari sektor cabai rawit, tomat dan kelompok ikan segar.

“Nah sektor pertanian, perikanan dan kehutanan ini menjadi pengguna utama solar atau solar bersubsidi. Jika jatahnya berkurang dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga,” katanya.

Ia menjelaskan jatah solar bersubsidi untuk Gorontalo untuk tahun 2022 hanya 36.252 KL, sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 37.961 KL.

“Ada penurunan 4,5 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan realisasi hingga Maret ini saja sudah 7.436 KL atau setara dengan 21 persen. Kalau tidak ditambah khawatirnya akan habis di bulan Oktober,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengurangan jatah solar bersubsidi mulai dirasakan oleh petani dan nelayan.

“Kita berharap permohonan pak gubernur ini segera direspon positif oleh BPH Migas. Ini langkah pertama kita berkirim surat dan melakukan pertemuan, semoga hasilnya baik untuk warga Gorontalo,” kata dia.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut