Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Minat Warga Tinggi, Pemkot Bitung Minta Tambahan Kuota Vaksin Covid-19

Selasa, 06 Juli 2021 - 07:49:00 WIB
Minat Warga Tinggi, Pemkot Bitung Minta Tambahan Kuota Vaksin Covid-19
Pemkot Bitung saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak.(Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BITUNG, iNews.id – Tingginya minat warga Kota Bitung yang ingin divaksin membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung kewalahan. Pamkot meminta tambahan kuotavaksinCovid-19 ke provinsi.

"Kami minta kuota vaksin Covid-19 per hari untuk Kota Bitung ditambah karena tidak mencukupi," kata Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, di Bitung, Senin (5/7/2021).

Dia meminta tambahan jatah pasokan vaksin Covid-19 untuk Kota Bitung ke Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Permintaan itu disampaikan wali kota saat menggelar teleconference dengan gubernur saat Launching Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak di 15 kabupaten/kota se-Sulut

Maurits menjelaskan setiap hari rata-rata ada 3.650 orang yang dilayani vaksin, sedangkan jatah yang diberikan hanya 5.000 vaksin, sehingga pihaknya setiap hari harus bolak-balik ke Manado untuk mengajukan permintaan.

"Jadi kami minta tolong jatah vaksin untuk Kota Bitung ditambah,” ujarnya.

Selain itu, yang ikut dalam vaksinasi Covid-19 anak ada 200 orang siswa sekolah, terdiri dari siswa tingkat SD sebanyak 55 orang dan tingkat SMP ada 145 orang.

Namun kata dia, yang mendaftar di meja registrasi sudah lebih dari 200-an siswa yang jumlah sementara mencapai 300-an orang lebih.

“Nah, ditambah dengan adanya vaksinasi Covid-19 anak-anak ini, maka jatah 5.000 vaksin tidak akan cukup,” ujarnya.

Menanggapi permintaan Maurits itu, gubernur menyatakan siap untuk menambah pasokan sesuai dengan usulan permintaan demi percepatan proses vaksinasi di kabupaten/kota se-Sulut.

“Tidak usah khawatir, kalau stok vaksin kurang laporkan saja nanti kami tambah. Begitu juga kalau kekurangan tenaga kesehatan,” kata Olly.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut