Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lansia di Pekanbaru Ternyata Tewas Dibunuh Menantu Perempuan, Ini Motifnya
Advertisement . Scroll to see content

Masyarakat Sebaiknya Tidak Kunjungi Negara Terjangkit Virus Marburg, Kenapa?

Senin, 03 April 2023 - 15:19:00 WIB
Masyarakat Sebaiknya Tidak Kunjungi Negara Terjangkit Virus Marburg, Kenapa?
Ilustrasi bepergian (Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pakar epidemiologi lulusan Universitas Indonesia Siti Nadia Tarmizi menyarankan masyarakat tak mengunjungi negara terjangkit penyakit Marburg. Hal tersebut sebagai upaya melindungi dari penyakit dengan gejala mirip malaria.

Nadia yang menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan melalui pesan elektroniknya menyarankan masyarakat tak mengunjungi orang sakit di daerah terjangkit.

Menurut dia, hingga saat ini Indonesia belum melaporkan kasus penyakit Marburg yang berasal dari Guinea Ekuatorial itu. Namun, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk waspada. Selain tidak mengunjungi negara terjangkit, Nadia mengingatkan pentingnya membiasakan mencuci tangan dan tidak makan makanan setengah matang.

"Setelah pulang (dari luar negeri) kalau ada gejala segera ke fasilitas kesehatan," kata Nadia yang pernah menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan itu.

Penyakit akibat virus Marburg (filovirus) yang masih satu family dengan Virus Ebola itu ditularkan melalui kontak langsung dengan orang atau pun hewan yang terinfeksi atau melalui benda yang terkontaminasi oleh Virus Marburg.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut