Kronologi Detik-Detik Briptu Exel Tewas Tertembak Rekan Saat Tangani Keributan di Bolmut
BOLMUT, iNews.id - Briptu Exel Mamuli, anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Bomut), tewas terkena tembakan rekannya. Insiden ini terjadi saat menangani keributan bersenjata tajam di Desa Paku Induk, Kabupaten Bolmut, Sulawesi Utara.
Kronologi kejadian bermula ketika polisi menerima laporan adanya keributan yang melibatkan senjata tajam. Tim URC Polres Bolmut kemudian bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil menangkap seorang pelaku dan membawanya ke dalam mobil patroli.
Saat Briptu Exel menginterogasi pelaku keributan yang telah ditangkap, situasi tiba-tiba berubah. Tiba-tiba seorang pelaku lain datang dari arah belakang sambil membawa senjata tajam dan diduga hendak menyerang korban.
"Sesampainya di TKP, satu orang diamankan namun ada dua orang yang melakukan perlawanan. Di dalam perlawanan itu, ketua tim mengambil inisiatif untuk melakukan tindakan tegas melakukan penembakan namun yang disayangkan terkena rekan sendiri," ujar Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan.
Melihat Briptu Exel berada dalam bahaya, Ketua Tim URC, Brigpol RT berupaya menghentikan pelaku dengan melepaskan tembakan. Namun, peluru yang dilepaskan justru mengenai dada kanan Briptu Exel.
Setelah menyadari rekannya tertembak, Brigpol RT bersama anggota lainnya langsung memberikan pertolongan dan membawa korban menuju RSUD Bolaang Mongondow Utara. Di tengah kepanikan tersebut, dua pelaku keributan berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Meski sempat mendapat penanganan medis, Briptu Exel mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka tembak yang dideritanya.
Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Manado saat keluarga melihat jenazah Briptu Exel. Rencananya, jenazah korban dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa.
Polres Bolmut kini masih menyelidiki insiden tersebut. Anggota polisi yang melepaskan tembakan telah menjalani pemeriksaan intensif, sementara dua pelaku yang melarikan diri masih diburu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Editor: Kurnia Illahi