Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Ketua KPK Beberkan 4 Titik Rawan Korupsi Anggaran Penanganan Corona

Rabu, 29 April 2020 - 15:55:00 WIB
Ketua KPK Beberkan 4 Titik Rawan Korupsi Anggaran Penanganan Corona
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Foto: Antara/Aditya Pradana).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idKetua KPKFirli Bahuri membeberkan ada empat titik rawan korupsi penanganan Covid-19. Salah satunya bisa terjadi dalam bantuan sosial (bansos) yang dikeluarkan pemerintah.

Hal ini disampaikan Firli dalam rapat kerja melalui teleconference dengan Komisi III DPR, Rabu (29/4/2020).

"Pertama bansos yang dikeluarkan pemerintah. Kemudian titik rawan korupsi di barang dan jasa, lalu sumbangan pihak ketiga. Terakhir pengalokasian anggaran APBN dan APBD, baik alokasi sumber daya ataupun belanja," ujar Firli, Rabu (29/4/2020).

Dia mengungkapkan, dari hasil analisis kajian empat titik rawan korupsi, KPK akan fokus  terhadap program bansos.

"Karena ini menjadi hak rakyat dia harus sampai, tepat guna, tepat jumlah dan juga tepat sasaran," ucapnya.

Selain itu KPK juga sudah menganalisis tentang penyimpangan bansos. Menurutnya, ada 3 bentuk penyimpangan yang bisa terjadi dalam wabah virus corona.

"Pertama bansos atau sumbangannya bergiat fiktif. Kedua ekslusen eror, kesalahannya. Ada inklusen error dan ada juga tentang kualitas serta kuantitas yang berubah," katanya.

Rapat itu sekaligus membahas tentang langkah-langkah antisipasi KPK terhadap pengawasan anggaran penanganan wabah virus corona oleh pemerintah.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut