Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pasien Campak di Cirebon Meninggal Dunia, Pemkot Tetapkan Status KLB
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Diminta Tetapkan KLB usai 99 Anak Meninggal Dunia akibat Gangguan Ginjal Akut

Kamis, 20 Oktober 2022 - 15:20:00 WIB
Kemenkes Diminta Tetapkan KLB usai 99 Anak Meninggal Dunia akibat Gangguan Ginjal Akut
Gangguan ginjal akut pada anak masih belum diketahui penyebabnya. (Foto: Antara/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman mendesak Kementerian Kesehatan untuk menetapkan gangguan ginjal akut sebagai kejadian luar biasa (KLB). Apalagi terdapat 99 anak yang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Dia menjelaskan, status KLB diperlukan dalam kasus gangguan ginjal akut, karena akan mempermudah proses pengendalian dan pencegahan penyakit.

"Memang sudah keluar daftar rumah sakit rujukan untuk penyakit gangguan ginjal akut ini, tapi tanpa status KLB itu semua akan percuma," kata Dicky Budiman, pada MNC Portal, Kamis (20/10/2022).

Dicky menjelaskan, penyakit gangguan ginjal akut yang saat ini sedang merebak sudah memenuhi indikator KLB. Di antaranya, peningkatan kasus kematian maupun jumlah kasus yang meningkat dalam tiga periode waktu berdekatan.

"Artinya, banyak kriteria sudah terpenuhi untuk menyatakan bahwa penyakit gangguan ginjal akut adalah penyakit KLB. Saya cukup heran kenapa sampai sekarang belum juga ditetapkan sebagai KLB," ujar Dicky.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut