Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Kelas MTs Muhammadiyah di Sragen Ambrol, Belasan Siswa dan Guru Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Awal Ramadan 2022 Berbeda, Ini Pesan MUI 

Senin, 28 Maret 2022 - 19:25:00 WIB
Awal Ramadan 2022 Berbeda, Ini Pesan MUI 
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan (tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan meminta perbedaan tidak dijadikan bahan saling mengejek atau melecehkan. Hal tersebut disampaikan menyikapi penentuan awal Ramadan 2022 yang berpotensi berbeda antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama serta pemerintah.

Amirsyah meminta perbedaan seyogyanya membuat umat muslim di Indonesia saling bertenggang rasa, toleran dan tasamuh atau saling menghormati. 

"Yang penting kita minta dalam perbedaan jika terjadi, harus menimbulkan rasa tenggang rasa, sikap yang toleran, tasamuh. Sehingga jangan muncul sikap yang melecehkan apalagi mengejek sampai terjadi fitnah," kata Amirsyah dalam diskusi FMB9 yang disiarkan secara daring, Senin (28/03/2022).

Amirsyah mengatakan, dalam penetapan awal bulan Ramadan memang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan pendekatan hisab ada pendekatan ruqyah.

Kedua metode tersebut menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kajian-kajian ilmiah.

"Sebenarnya hisab dan ruqyah ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan karena itu saling mengonfirmasi. Sehingga mendekatkan kepada 1 Ramadhan itu pasti," ujar Amirsyah.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut