Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bentrokan Berdarah Geng Bersenjata di Cikupa Terekam CCTV, 1 Orang Terkena Sabetan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Warga di Palopo Bentrok saat HUT RI, Polisi Kejar Provokator

Selasa, 18 Agustus 2020 - 13:55:00 WIB
Warga di Palopo Bentrok saat HUT RI, Polisi Kejar Provokator
Senjata yang dipakai massa saat bentrokan di Palopo. (Foto: iNews/Nasruddin).
Advertisement . Scroll to see content

PALOPO, iNews.id - Bentrokan warga terjadi saat HUT ke-75 RI di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (17/8/2020). Polisi masih mengejar seorang pelaku yang diduga menjadi provokator dan otak pemicu kerusuhan tersebut.

Dalam bentrokan di Kelurahan Mancani, massa membakar satu mobil dan merusak rumah warga. Petugas kepolisian sempat kewalahan membubarkan bentrokan tersebut, karena massa nekat memberikan perlawanan.

Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas mengatakan, bentrokan di tempat ini memang sudah sering terjadi. Bahkan penyebabnya hanya karena hal-hal sepele.

"Kami sudah melakukan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak dan menurunkan personel di kelurahan," kata AKBP Alfian di Kota Palopo, Sulsel, Selasa (18/8/2020).

Polisi bersama TNI menyisir lokasi bentrokan dan menemukan banyak sisa-sisa senjata yang dipakai kedua belah pihak massa. Di antaranya 15 butir kelereng, 12 senjata api rakitan jenis papporo dan 61 anak panah serta ketapel.

"Saat ini pelaku yang diduga sebagai provokatornya sudah kami kantongi identitasnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera diungkap," ujar dia.

Kondisi di Kota Palopo pascatawuran massa ini sudah kondusif. Selain menempatkan anggota untuk pengamanan di sekitar lokasi rawan, polisi juga meminta warga aktif untuk segera melapor bila ada potensi gangguan keamanan.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut