Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Selidiki Temuan Mayat Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Kebun Jahe Dogiyai
Advertisement . Scroll to see content

Virus Korona di Indonesia sebabkan Harga Jahe di Makassar Melambung

Senin, 09 Maret 2020 - 13:38:00 WIB
Virus Korona di Indonesia sebabkan Harga Jahe di Makassar Melambung
Pedagang rempah-rempah di Makassar, Sulsel. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id – Beredarnya informasi yang mengatakan jahe merah dan jahe kuning dapat mencegah seseorang terserang virus korona, membuat harga dua rempah ini melonjak. Di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kenaikan harga jahe tersebut mencapai 20 persen menjadi Rp100.000 hingga Rp110.000 per kilogram.

Kenaikan harga keduanya terpantau di Pasar Tradisional Toddopuli, Makassar. Semula harga jahe ada pada kisaran Rp75.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Pedagang mengaku jumlah permintaan yang naik menyebabkan harga juga ikut naik.

Salah satu pedagang rempah-rempah, Irna mengatakan banyak warga saat ini berburu rempah-rempah untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari virus korona. Persediaan jahe yang terbatas juga diduga menjadi penyebab kenaikan harga.

“Saya beli jahe-jahe ini dari kampung Rp 80.000 per kilogram,” katanya, Minggu (8/3/2020).

Sejak diumumkannya virus korona telah masuk ke Indonesia, sejumlah warga mulai mencari langkah alternatif dengan mencari obat-obat tradisional untuk mencegah penyebaran virus ini.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut