Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Nenek Jumariah, Ikon Haji Dunia asal Maros Pulang Pakai Baju Bling-Bling
Advertisement . Scroll to see content

Viral Monyet Masuk Rumah hingga Lukai Warga di Maros, BKSDA Turun Tangan

Minggu, 27 Juni 2021 - 17:10:00 WIB
Viral Monyet Masuk Rumah hingga Lukai Warga di Maros, BKSDA Turun Tangan
Seekor monyet masuk ke rumah dan menyerang warga di Kabupaten Maros. (Foto: MNC Portal/Herman Kambuna)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id – Beredar video seekor monyet masuk ke rumah warga di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, monyet tersebut juga menyerang dan mengejar warga.

Ketua Tim Unit Rescue BKSDA Sulsel, Eko mengatakan berdasarkan laporan warga peristiwa itu terjadi, Kamis 24 Juni 2021. Sehingga atas laporan itu, BKSDA langsung ke lokasi untuk mengevakuasi monyet tersebut.

"Ya laporan yang masuk pada hari Kamis 24 Juni ke BKSDA. kemudian hari Jumat kami turun," kata Eko, Minggu (27/6/2021).

Tim BKSDA juga telah memasang perangkap berupa kandan di sekitar hutan yang tak jauh dari pemukiman warga. Tim BKSDA melakukan pencarian sejak Jumat 25 Juni 2021.

"Pada hari Jumat kemarin kami masih menjumpai itu sudah bisa dilihat ada di medsos kami. Kemudian kami menyiapkan obat bius perangkat obat bius itu sudah kami siapkan," kata Eko.

Hal itu dilakukan pihak BKSDA lantaran monyet mulai menyerang warga dan masuk ke pemukiman.

"Cuma sayang belum berhasil karena kemarin ada laporan monyetnya sudah mulai agresif karena memang sudah mulai diganggu anak-anak. Kemudian hari ini kita mulai turun lagi, monyetnya tidak ada lagi, kemungkinan monyetnya sedikit takut karena terusik oleh anak anak," ungkap Eko.

Menurut Eko, monyet tersebut sebaiknya jangan diberi makan agar tidak ketergantungan pakan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak menyakiti monyet tersebut.

"Sebenarnya bagus kalau tidak muncul lagi. Harapan kami kepada masyarakat sebaiknya jangan di kasih makan. Kemudian anak yang jalan jangan sendiri dan kemudian jangan di sakiti hewan itu," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut